Update Tekno – Poco C95 Pro Indonesia diperkenalkan pada Jumat, 30 Oktober 2026, dengan baterai sebagai daya tarik utama. Kapasitasnya mencapai 7.500 mAh, dilengkapi pengisian cepat 45W untuk mendukung aktivitas harian. Ponsel ini juga membawa layar besar dan dua pilihan konfigurasi memori. Dalam bahan peluncurannya, Poco menekankan kebutuhan pengguna yang berganti antara bermain game dan menjalani rutinitas. Namun, kapasitas baterai bukan satu-satunya ukuran pengalaman pemakaian. Chipset, resolusi layar, dan teknologi penyimpanan tetap perlu diperhatikan agar keunggulan perangkat sesuai dengan kebutuhan.
Harga Resmi yang Dilaporkan Mulai Rp3 Jutaan
Informasi harga perlu diluruskan dari judul awal yang menyebut mulai Rp4 juta. Dalam laporan peluncuran, Poco C95 Pro varian 6 GB/128 GB dibanderol Rp3.099.000, sedangkan 8 GB/256 GB seharga Rp3.799.000. Selisih keduanya sebesar Rp700.000 untuk tambahan RAM dan kapasitas penyimpanan. Pemesanan disebut dibuka melalui saluran resmi Xiaomi mulai 3 November 2026 pukul 10.00 WIB. Pilihan warnanya mencakup Green, Blue, dan Black. Dengan demikian, calon pembeli dapat membandingkan konfigurasi berdasarkan kebutuhan, bukan hanya melihat harga awal.
Pengisian 45W Melengkapi Kapasitas 7.500 mAh
Baterai besar memberikan cadangan energi untuk berbagai kegiatan, mulai dari komunikasi hingga menikmati hiburan. Sementara itu, pengisian cepat 45W membantu mengisi kembali daya ketika dibutuhkan. Meski demikian, angka tersebut menunjukkan kemampuan pengisian maksimum, bukan daya yang terus diterima sepanjang proses. Kecepatan aktual dapat berubah mengikuti kondisi baterai, temperatur, dan perlengkapan yang digunakan. Menurut penilaian penulis, kombinasi kapasitas serta pengisian lebih berguna daripada sekadar mengejar satu angka tertinggi. Bagi pengguna aktif, keseimbangannya menentukan seberapa mudah ponsel mengikuti jadwal sehari-hari.
Reverse Charging Bisa Membantu Perangkat Lain
Poco C95 Pro mendukung reverse charging melalui kabel dengan daya hingga 22,5W. Fitur ini memungkinkan ponsel berbagi energi dengan perangkat yang kompatibel. Sebagai ilustrasi, cadangan baterainya dapat membantu mengisi aksesori atau ponsel lain ketika sumber listrik sulit dijangkau. Namun, penggunaan fitur tersebut tentu mengurangi daya yang tersedia pada Poco C95 Pro sendiri. Kompatibilitas perangkat dan kabel juga perlu diperiksa. Oleh sebab itu, reverse charging lebih tepat menjadi fasilitas tambahan yang praktis, bukan alasan untuk menganggap seluruh kapasitas baterainya dapat dipindahkan tanpa kehilangan energi.
Layar 6,9 Inci Menawarkan Refresh Rate 120 Hz
Bagian depan Poco C95 Pro menggunakan layar 6,9 inci dengan resolusi 1.600 × 720 piksel. Refresh rate-nya mencapai 120 Hz, sedangkan Corning Gorilla Glass 7i melindungi permukaan layar. Bentang luas memberikan ruang untuk membaca, menonton, dan membuka aplikasi. Selain itu, refresh rate tinggi dapat membuat pergerakan tampilan terasa lebih halus pada aplikasi yang mendukungnya. Namun, angka 120 Hz tidak sama dengan jaminan seluruh game berjalan pada 120 frame per detik. Resolusi HD Plus juga menjadi pertimbangan bagi pengguna yang mengutamakan ketajaman tulisan dan gambar.
Baca Juga : Vivo X500 Series Rilis Global, Dua Model Mulai Dekati Indonesia
Helio G91-Ultra Dipasangkan dengan Penyimpanan eMMC
Pada bagian performa, Poco C95 Pro mengandalkan MediaTek Helio G91-Ultra dengan fabrikasi 12 nm. Chipset ini memiliki CPU delapan inti hingga 2 GHz dan GPU Mali-G52 MC2. Pilihan RAM fisiknya adalah 6 GB atau 8 GB, dipasangkan dengan penyimpanan 128 GB atau 256 GB. Teknologi penyimpanannya menggunakan eMMC 5.1. Karena itu, kapasitas yang besar tidak boleh langsung disamakan dengan kecepatan akses kelas flagship. Dukungan microSD hingga 2 TB memberi ruang tambahan, tetapi kartu memori tetap memiliki fungsi berbeda dari RAM.
Kamera Utama 50 MP dan HyperOS 3
Untuk fotografi, Poco C95 Pro membawa kamera utama 50 MP dan satu lensa pendukung. Resolusi lensa tambahan tersebut tidak dijelaskan dalam bahan awal, sehingga fungsinya tidak perlu ditebak. Di sisi perangkat lunak, ponsel menggunakan Android 16 dengan antarmuka HyperOS 3. Kombinasi kamera dan software menjadi bagian penting dalam penggunaan sehari-hari. Meski demikian, jumlah megapiksel saja belum menentukan kualitas foto. Pencahayaan, pemrosesan gambar, dan kestabilan saat memotret tetap berpengaruh. Penilaian hasil kamera membutuhkan contoh foto, terutama pada kondisi cahaya yang berbeda.
Kemiripan dengan Redmi Perlu Dilihat Bersama Detail Produk
Poco C95 Pro disebut memiliki desain dan spesifikasi yang sangat dekat dengan Redmi 17 4G. Penyebutan “kembaran” membantu menggambarkan kemiripan tersebut, tetapi keputusan pembelian tetap perlu mempertimbangkan rincian masing-masing produk. Harga, paket penjualan, dan layanan dapat menjadi pembeda meskipun perangkat terlihat serupa. Bagi calon pengguna, daya tarik Poco C95 Pro berada pada baterai besar, layar luas, serta pilihan penyimpanan. Sementara itu, chipset dan layar HD Plus perlu disesuaikan dengan ekspektasi. Pendekatan ini membantu menilai perangkat secara lebih utuh daripada hanya mengikuti label Pro.