Update Tekno – Huawei Nova 16s Series resmi meluncur di Indonesia pada Kamis, 22 Oktober 2026. Keluarga ponsel ini terdiri atas Nova 16s dan Nova 16s Pro yang menawarkan pendekatan berbeda pada layar, kamera, serta chipset. Namun, keduanya sama-sama membawa baterai 7.000 mAh, pengisian cepat 100W, dan konektivitas 5G. Kamera True-to-Colour turut menjadi salah satu penawaran utama. Melalui kombinasi tersebut, Huawei menempatkan fotografi dan kebutuhan penggunaan sehari-hari sebagai daya tarik penting. Meski terlihat serupa dari sejumlah fitur dasar, perbedaan kedua model cukup berarti untuk diperhatikan sebelum menentukan pilihan.
Nova 16s Mengandalkan Layar OLED 120Hz
Model standar menggunakan layar OLED berukuran 6,68 inci dengan resolusi 2800 × 1280 piksel. Selain itu, dukungan refresh rate hingga 120Hz memungkinkan tampilan bergerak lebih mulus pada konten dan aplikasi yang sesuai. Untuk pemrosesan, Huawei menyematkan chipset Kirin 8020 dengan delapan inti serta penyimpanan internal 256 GB. Perangkat ini menjalankan EMUI 16 sebagai antarmukanya. Dari sisi ukuran, layarnya lebih kecil dibandingkan varian Pro. Karena itu, Nova 16s dapat menarik perhatian pengguna yang menginginkan pilihan lebih ringkas dalam keluarga ini. Namun, kenyamanan genggaman tetap bergantung pada ukuran tangan dan kebiasaan masing-masing pengguna.
Kamera Model Standar Tetap Membawa Telefoto Periskop
Huawei membekali Nova 16s dengan kamera utama 50MP Ultra Vision. Kamera tersebut berdampingan dengan telefoto periskop 50MP yang memiliki penstabil gambar optik atau OIS, serta kamera True-to-Colour. Sementara itu, kebutuhan swafoto ditangani kamera depan 50MP Ultra Portrait. Kehadiran telefoto menjadi pembeda penting bagi pengguna yang membutuhkan pilihan sudut pengambilan gambar lebih beragam. Meski demikian, hasil fotografi tidak cukup dinilai dari jumlah megapiksel. Pemrosesan gambar, pencahayaan, dan kestabilan saat memotret juga berpengaruh. Oleh sebab itu, susunan kameranya terlihat menarik di atas kertas, tetapi penilaian kualitas akhirnya tetap memerlukan pengujian langsung.
Baca Juga : Poco X8s Resmi Meluncur, Bodi Compact Bawa Layar 120 Hz dan Baterai Jumbo
Nova 16s Pro Membawa Layar LTPO Lebih Besar
Beralih ke varian Pro, Huawei menggunakan layar OLED LTPO berukuran 6,84 inci. Resolusinya mencapai 2856 × 1320 piksel dengan refresh rate dinamis antara 1Hz hingga 120Hz. Teknologi tersebut memungkinkan layar menyesuaikan kecepatan pembaruan menurut kebutuhan tampilan. Selain itu, Nova 16s Pro mengandalkan chipset Kirin 9010S dengan delapan inti pemrosesan. Kapasitas penyimpanannya tetap 256 GB, sedangkan sistem antarmukanya menggunakan EMUI 16. Secara spesifikasi, layar menjadi salah satu peningkatan yang jelas dibandingkan model standar. Akan tetapi, ukuran lebih besar juga perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang sering mengoperasikan ponsel menggunakan satu tangan.
Kamera Utama 200MP Menjadi Pembeda Varian Pro
Nova 16s Pro membawa kamera utama 200MP RYYB dengan OIS. Susunannya dilengkapi telefoto periskop 50MP dengan OIS, kamera ultrawide 50MP, dan kamera True-to-Colour. Dengan demikian, pengguna memperoleh pilihan kamera belakang yang lebih lengkap dibandingkan model standar. Pada bagian depan, Huawei memasangkan kamera 50MP Ultra Portrait dengan kamera True-to-Colour. Perekaman video hingga resolusi 4K tersedia melalui kamera depan maupun belakang. Kombinasi tersebut memberi fleksibilitas untuk merekam diri sendiri dan objek di sekitar. Namun, resolusi tinggi tidak otomatis menjamin hasil terbaik dalam semua keadaan. Kinerja stabilisasi serta pemrosesan warna tetap perlu diperhatikan.
Fitur AI Membantu Penyuntingan Foto dan Panggilan
Sejumlah fitur AI hadir untuk mempermudah penyuntingan gambar. AI Move memungkinkan pengguna memindahkan objek, sedangkan AI Remove membantu menghapus bagian yang mengganggu. Selain itu, AI De-glare ditujukan untuk mengurangi pantulan cahaya. Huawei juga menyediakan AI Best Expression untuk memilih ekspresi wajah dari beberapa tangkapan foto grup. Di luar fotografi, AI Gesture Control memungkinkan pengoperasian melalui gerakan tangan tanpa menyentuh layar. Sementara itu, AI Two-way Noise Cancellation dirancang untuk mengurangi kebisingan saat panggilan. Fitur-fitur tersebut menawarkan kemudahan praktis, meskipun hasilnya dapat berbeda menurut kondisi foto, lingkungan, dan situasi penggunaan.
Baterai Besar Hadir dalam Bodi yang Relatif Tipis
Kedua model membawa baterai 7.000 mAh dan pengisian 100W Huawei SuperCharge Turbo. Huawei turut menyertakan IceBridge Heat Dissipation untuk membantu mengelola suhu ketika perangkat menjalankan beban berat. Meski kapasitas baterainya besar, durasi pemakaian tetap dipengaruhi jaringan, tingkat kecerahan, serta aplikasi yang digunakan. Dari sisi bodi, Nova 16s memiliki ketebalan 7,3 mm dan bobot sekitar 199 gram. Pilihan warnanya adalah Breathing Crystal dan Starry Black. Sebaliknya, Nova 16s Pro lebih tipis pada 7,1 mm, tetapi lebih berat sekitar 218 gram. Varian Pro tersedia dalam Isle Blue dan Starry Black, dilengkapi Kunlun Glass serta rangka paduan aluminium.
Harga Berselisih Rp2 Juta, Sesuaikan dengan Kebutuhan
Huawei membuka pre-order Nova 16s Series mulai 22 Oktober 2026. Harga Nova 16s adalah Rp11.999.000, sedangkan Nova 16s Pro ditawarkan Rp13.999.000. Selama periode pemesanan awal, tersedia kesempatan memperoleh cashback Rp2 juta sesuai ketentuan promosi. Selisih harga kedua model juga mencapai Rp2 juta. Karena itu, pertimbangannya terletak pada manfaat layar LTPO, susunan kamera lebih lengkap, serta perbedaan chipset dan material. Model standar sudah membawa telefoto periskop, baterai besar, dan pengisian 100W. Sementara itu, varian Pro menawarkan tambahan yang lebih relevan bagi pengguna yang memprioritaskan fleksibilitas fotografi dan layar lebih luas.