Bigetron Cetak Sejarah, Resmi Juara MPL Indonesia Season 17 Usai Tumbangkan ONIC 4-1
Update Tekno – Bigetron by Vitality akhirnya mencatatkan sejarah baru di kancah esports Indonesia setelah berhasil menjuarai Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17 (MPL ID S17). Pada partai Grand Final yang berlangsung dengan format Best of Seven (Bo7), Bigetron tampil luar biasa dan sukses mengalahkan ONIC Esports dengan skor meyakinkan 4-1. Kemenangan ini menjadi gelar MPL Indonesia pertama bagi organisasi yang telah lama menjadi salah satu kekuatan besar dalam kompetisi Mobile Legends Tanah Air. Selain membawa pulang trofi juara, Bigetron juga mengamankan tiket menuju ajang internasional MSC 2026 dalam Esports World Cup.
Bigetron Tampil Dominan Sejak Awal Grand Final
Sejak pertandingan pertama dimulai, Bigetron langsung menunjukkan mental juara yang mereka miliki. Tim yang diperkuat Shogun, Nnael, Morenooo, Finn, dan Emann tampil agresif dengan strategi yang matang. Sementara itu, ONIC Esports yang diperkuat Lutpi, Kairi, Sanz, Kiboy, dan Kelra terlihat kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan. Berkat rotasi cepat dan penguasaan objektif yang baik, Bigetron mampu mengontrol jalannya pertandingan sejak menit-menit awal hingga akhir laga.
Gelar MPL Pertama Setelah Penantian Panjang
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Bigetron. Sebelumnya, tim berjuluk Robot Merah tersebut pernah mencapai Grand Final MPL Indonesia Season 7 pada tahun 2021. Namun saat itu mereka harus mengakui keunggulan EVOS Legends dengan skor 2-4. Oleh karena itu, kemenangan di MPL ID S17 menjadi momen yang sangat emosional bagi para pemain, staf pelatih, dan para penggemar setia Bigetron yang telah menunggu gelar ini selama bertahun-tahun.
Game Pertama Menjadi Awal Dominasi Bigetron
Pada game pembuka, Bigetron langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi berbagai area peta. Mereka berhasil unggul dalam penguasaan lane serta objektif penting seperti Turtle dan Lord. Meskipun ONIC sempat menyamakan jumlah kill pada pertengahan pertandingan, Bigetron mampu mempertahankan tekanan secara konsisten. Akhirnya, setelah sekitar 12 menit permainan, Bigetron sukses mengamankan kemenangan pertama dan unggul 1-0 dalam seri Grand Final.
Perlawanan ONIC di Game Kedua Belum Cukup
Memasuki game kedua, ONIC tampil lebih siap dan berusaha memberikan perlawanan yang lebih sengit. Beberapa kali team fight berlangsung dengan intensitas tinggi dan kedua tim saling bertukar serangan. Namun demikian, Bigetron tetap tampil lebih disiplin dalam pengambilan keputusan. Meski pertandingan berlangsung lebih lama dan berjalan cukup seimbang, Bigetron kembali menunjukkan ketenangan pada momen-momen krusial. Hasilnya, mereka berhasil menutup game kedua dengan kemenangan dan memperbesar keunggulan menjadi 2-0.
Bigetron Semakin Dekat dengan Gelar Juara di Game Ketiga
Momentum kemenangan terus berlanjut pada game ketiga. Bigetron kembali memperlihatkan permainan agresif yang menjadi ciri khas mereka sepanjang musim. Di sisi lain, ONIC mencoba memperbaiki koordinasi dan memaksimalkan peluang yang ada. Akan tetapi, efektivitas permainan Bigetron tetap lebih unggul. Pertarungan sengit dalam perebutan Lord berhasil dimenangkan oleh Bigetron yang kemudian mengakhiri pertandingan dalam waktu sekitar 15 menit. Kemenangan tersebut membuat mereka unggul 3-0 dan hanya membutuhkan satu game lagi untuk menjadi juara.
ONIC Bangkit dan Memperpanjang Harapan
Saat berada di ambang kekalahan, ONIC menunjukkan semangat juang yang luar biasa pada game keempat. Mereka tampil lebih agresif dan mampu memanfaatkan beberapa kesalahan kecil dari Bigetron. Selain itu, keberhasilan Kairi mengamankan Lord menjadi titik balik penting dalam pertandingan. ONIC kemudian berhasil memanfaatkan momentum tersebut untuk menekan base lawan dan meraih kemenangan pertama mereka di Grand Final. Dengan hasil ini, skor berubah menjadi 3-1 dan harapan ONIC untuk melakukan comeback masih terbuka.
Baca Juga : Harga Ponsel Terancam Naik, HP Murah Diprediksi Semakin Sulit Ditemukan pada 2026
Game Kelima Menjadi Penentu Kemenangan Bigetron
Meski kehilangan satu game, Bigetron tidak membiarkan ONIC mengembangkan permainan pada game kelima. Sejak awal pertandingan, mereka langsung menekan dari berbagai sisi dan mendominasi team fight. ONIC tampak kesulitan menemukan celah untuk membalikkan keadaan karena tekanan yang terus diberikan oleh Bigetron. Seiring berjalannya waktu, keunggulan kill dan penguasaan map semakin memperbesar peluang kemenangan Bigetron. Pada akhirnya, mereka berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan dan memastikan gelar MPL ID Season 17 menjadi milik mereka.
Shogun dan Rekan-Rekan Menjadi Kunci Kesuksesan
Kesuksesan Bigetron tentu tidak lepas dari performa impresif seluruh pemain. Shogun tampil konsisten sebagai ujung tombak serangan tim. Selain itu, Nnael dan Morenooo memberikan kontribusi besar dalam mengontrol tempo permainan. Finn juga menunjukkan kepemimpinan yang kuat sebagai kapten tim, sementara Emann tampil efektif dalam berbagai momen penting. Kolaborasi yang solid antar pemain menjadi faktor utama yang membuat Bigetron mampu tampil dominan sepanjang Grand Final.
Hadiah Besar dan Tiket Menuju MSC 2026
Sebagai juara MPL Indonesia Season 17, Bigetron berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp1 miliar. Sementara itu, ONIC Esports sebagai runner-up memperoleh hadiah sebesar Rp560 juta. Tidak hanya itu, kedua tim juga mendapatkan tiket menuju Mobile Legends Mid Season Cup (MSC) 2026 yang akan digelar dalam rangkaian Esports World Cup (EWC) di Paris, Prancis. Kesempatan tersebut menjadi panggung berikutnya bagi kedua tim untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional.
MPL ID S17 Menjadi Awal Era Baru Bigetron
Kemenangan di MPL ID Season 17 berpotensi menjadi titik awal era baru bagi Bigetron dalam dunia Mobile Legends Indonesia. Setelah bertahun-tahun berjuang dan beberapa kali gagal mencapai puncak, akhirnya mereka berhasil mengangkat trofi juara yang selama ini diimpikan. Selain meningkatkan kepercayaan diri tim, gelar ini juga memperkuat posisi Bigetron sebagai salah satu organisasi esports terbaik di Indonesia. Kini, tantangan berikutnya adalah membawa performa gemilang tersebut ke panggung dunia dan bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai negara.