GPU Mid-Range AMD Pecahkan Rekor Dunia, Lampaui Performa Flagship Nvidia RTX 4090
Update Tekno – Kartu grafis kelas menengah terbaru dari AMD, Radeon RX 9060 XT, mencatatkan rekor dunia baru dalam hal kecepatan clock GPU. Dalam pengujian ekstrem, GPU ini berhasil menembus angka 4.769 MHz atau setara 4,77 GHz. Capaian tersebut bahkan melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh kartu grafis flagship Nvidia GeForce RTX 4090.
Rekor ini tercipta setelah dua overclocker kenamaan asal Amerika Serikat, Bill Alverson (Sampson) dan Allen Golibersuch (Splave), melakukan eksperimen peningkatan performa di sebuah kantor AMD di Ontario, Kanada. Hasilnya, GPU kelas menengah ini justru melampaui kartu grafis papan atas dalam hal frekuensi clock mentah.
Lonjakan 52 Persen dari Boost Clock Resmi
Sebagai perbandingan, Radeon RX 9060 XT memiliki base clock 1.700 MHz, game clock 2.530 MHz, serta boost clock maksimum 3.130 MHz dalam kondisi standar pabrikan. Dengan demikian, angka 4.769 MHz yang dicapai dalam uji coba tersebut sekitar 52 persen lebih tinggi dibandingkan boost clock resminya.
Peningkatan ini menunjukkan potensi headroom yang besar pada arsitektur GPU tersebut. Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa angka ini dicapai dalam kondisi overclock ekstrem dan bukan untuk penggunaan harian.
Kalahkan Rekor Nvidia RTX 4090
Sebelumnya, rekor dunia kecepatan clock GPU diskret dipegang oleh Nvidia GeForce RTX 4090. Berdasarkan data SkatterBench, kartu flagship Nvidia tersebut “hanya” mampu mencapai 4.020 MHz atau 4,02 GHz dalam kondisi overclock.
Menariknya, rekor RTX 4090 itu juga dicapai oleh Splave. Artinya, overclocker yang sama kini berhasil melampaui pencapaiannya sendiri dengan GPU kelas menengah dari AMD. Selisih sekitar 700 MHz menjadi pembeda signifikan antara kedua kartu grafis tersebut dalam konteks overclock ekstrem.
Pendinginan Ekstrem dengan Nitrogen Cair
Dalam proses pengujian, Sampson dan Splave awalnya menggunakan pendingin udara untuk mengetahui batas awal overclock Radeon RX 9060 XT. Namun setelah itu, mereka beralih ke pendingin nitrogen cair atau liquid nitrogen (LN2).
Penggunaan LN2 memungkinkan suhu GPU tetap sangat rendah dan stabil saat dipacu dalam kondisi ekstrem. Dengan suhu yang lebih dingin, risiko overheat dapat ditekan sehingga frekuensi clock bisa didorong lebih tinggi dari batas normal.
Meski demikian, AMD tidak merinci konfigurasi teknis yang digunakan. Informasi seperti voltase, suhu operasional detail, varian memori (8 GB atau 16 GB), hingga metode benchmark yang dipakai untuk validasi tidak dipublikasikan secara lengkap.
Melampaui Prediksi Awal Overclocker
Sebelum pengujian mencapai titik tertinggi, Splave sempat memperkirakan bahwa GPU tersebut hanya akan mampu menembus kisaran 4,4 hingga 4,5 GHz. Akan tetapi, chip yang digunakan ternyata memiliki ruang peningkatan performa yang lebih besar dari perkiraan awal.
Hasil akhirnya, Radeon RX 9060 XT mampu menyentuh angka 4.769 MHz. Angka ini tidak hanya melampaui RTX 4090, tetapi juga mengungguli rekor GPU terintegrasi Intel Graphics (Arrow Lake) yang sebelumnya mencapai 4.250 MHz.
Rekor Baru di Dunia Overclocking GPU
Sebagai catatan, rekor GPU terintegrasi Intel tersebut dicapai oleh overclocker asal Belgia, Massman, pada 9 Mei 2025. Kala itu, ia berhasil mendorong frekuensi hingga 4.250 MHz. Kini, pencapaian tersebut resmi terlampaui oleh GPU diskret kelas menengah dari AMD.
Walaupun hasil ini tidak mencerminkan performa gaming harian, pencapaian tersebut tetap menjadi tonggak penting di dunia overclocking. Selain itu, rekor ini menunjukkan bahwa GPU mid-range modern memiliki potensi teknis yang sangat kompetitif, bahkan terhadap kartu grafis flagship.
Dengan kata lain, Radeon RX 9060 XT tidak hanya menarik dari sisi harga dan segmentasi pasar, tetapi juga dari potensi performa ekstremnya. Dunia overclocking pun kembali mencatat babak baru dalam persaingan AMD dan Nvidia.