Mobile Legends Masih Rajai Indonesia, Jadi Game Online Paling Banyak Dimainkan Versi APJII 2026
Update Tekno – Industri game online di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Seiring meningkatnya jumlah pengguna internet, aktivitas bermain game kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Berdasarkan laporan terbaru Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2026 yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kembali menempati posisi teratas sebagai game online yang paling sering dimainkan oleh masyarakat Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan bahwa game bergenre MOBA tersebut masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah ketatnya persaingan industri game digital.
Survei APJII Ungkap Kebiasaan Bermain Game Pengguna Internet Indonesia
APJII secara rutin melakukan survei untuk memetakan perilaku pengguna internet di Indonesia. Dalam laporan tahun 2026, organisasi tersebut tidak hanya mengukur tingkat penetrasi internet, tetapi juga mengamati berbagai aktivitas digital yang dilakukan masyarakat, termasuk bermain game online. Hasil survei menunjukkan bahwa game masih menjadi salah satu hiburan digital favorit masyarakat Indonesia. Data yang diperoleh memberikan gambaran menarik mengenai preferensi game, durasi bermain, hingga perubahan kebiasaan gamer dibandingkan tahun sebelumnya.
Mobile Legends Menjadi Game Online Paling Populer Tahun 2026
Berdasarkan hasil survei APJII, sebanyak 40,5 persen responden yang bermain game online mengaku paling sering memainkan Mobile Legends. Angka ini menempatkan game besutan Moonton tersebut jauh di atas para pesaingnya. Popularitas Mobile Legends tidak terlepas dari gameplay yang kompetitif, komunitas yang besar, serta pembaruan konten yang terus dilakukan secara berkala. Selain itu, kehadiran turnamen esports berskala nasional dan internasional turut memperkuat posisi Mobile Legends sebagai game favorit masyarakat Indonesia.
Free Fire Tetap Menjadi Penantang Terkuat
Di posisi kedua terdapat Free Fire dengan persentase sebesar 24,2 persen. Game battle royale milik Garena ini masih memiliki basis pemain yang sangat besar di Indonesia. Salah satu alasan utama popularitas Free Fire adalah kemampuannya untuk berjalan dengan baik pada smartphone spesifikasi menengah hingga rendah. Faktor tersebut membuat game ini lebih mudah diakses oleh berbagai kalangan pengguna. Meski berada di bawah Mobile Legends, Free Fire tetap menjadi salah satu game yang memiliki komunitas paling aktif di Tanah Air.
Baca Juga : CEO Nothing Ungkap Harga RAM Smartphone Kini Lebih Mahal dari Chipset, Industri HP Hadapi Tantangan Baru
Roblox Semakin Digemari Generasi Muda
Posisi ketiga dalam daftar ditempati oleh Roblox dengan raihan 11,3 persen. Platform game berbasis kreativitas pengguna ini terus mengalami peningkatan popularitas, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Roblox menawarkan pengalaman bermain yang berbeda karena memungkinkan pengguna membuat dunia virtual dan permainan mereka sendiri. Selain menjadi sarana hiburan, platform ini juga sering dimanfaatkan sebagai media belajar kreativitas dan pemrograman dasar. Pertumbuhan Roblox menunjukkan bahwa gamer Indonesia mulai tertarik pada pengalaman bermain yang lebih interaktif dan personal.
PUBG Mobile dan Game Lain Masih Memiliki Penggemar Setia
Meskipun tidak berada di posisi teratas, beberapa game populer lainnya tetap memiliki jumlah pemain yang signifikan. PUBG Mobile berada di urutan keempat dengan perolehan 9,3 persen, disusul Candy Crush Saga sebesar 5,4 persen. FIFA Mobile memperoleh 2,3 persen, sedangkan Minecraft mencatat 1,8 persen. Kehadiran berbagai genre game dalam daftar ini menunjukkan bahwa preferensi gamer Indonesia sangat beragam. Mulai dari game kompetitif, simulasi, hingga puzzle, semuanya memiliki pasar masing-masing yang tetap aktif hingga saat ini.
Persentase Gamer Indonesia Tetap Stabil
Secara keseluruhan, APJII mencatat bahwa sekitar 28,3 persen responden mengaku aktif bermain game online. Angka tersebut relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 28,2 persen. Stabilnya jumlah pemain menunjukkan bahwa industri game Indonesia telah mencapai tingkat kematangan tertentu. Meski demikian, kualitas pengalaman bermain dan variasi game yang tersedia terus berkembang. Kondisi ini membuat industri game nasional tetap memiliki potensi pertumbuhan yang besar dalam beberapa tahun mendatang.
Durasi Bermain Game Semakin Lama Dibanding Tahun Sebelumnya
Salah satu temuan menarik dari survei APJII adalah meningkatnya durasi bermain game online di Indonesia. Sebanyak 34,9 persen gamer mengaku bermain selama satu hingga dua jam setiap hari. Sementara itu, 30,3 persen responden menghabiskan waktu antara tiga hingga empat jam per hari untuk bermain game. Data ini menunjukkan bahwa game bukan lagi sekadar hiburan singkat, melainkan telah menjadi aktivitas rutin yang mengisi waktu luang banyak orang di Indonesia.
Gamer dengan Durasi Bermain Tinggi Mengalami Peningkatan
Peningkatan paling signifikan terlihat pada kelompok gamer yang bermain dalam durasi lebih lama. Sebanyak 15,8 persen responden mengaku bermain selama lima hingga enam jam per hari, meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 3,7 persen. Selain itu, 8,1 persen gamer bahkan bermain lebih dari enam jam setiap hari. Lonjakan ini menunjukkan semakin tingginya keterlibatan pengguna terhadap dunia game online. Faktor esports, fitur sosial dalam game, dan kemudahan akses internet menjadi beberapa alasan yang mendorong peningkatan durasi bermain tersebut.
Perubahan Pola Bermain Menunjukkan Evolusi Industri Game
Menariknya, jumlah pemain yang bermain kurang dari satu jam per hari justru mengalami penurunan. Pada tahun 2026, hanya 10,9 persen responden yang masuk kategori ini, turun dari 19,9 persen pada tahun sebelumnya. Perubahan tersebut mencerminkan evolusi industri game yang semakin mampu mempertahankan keterlibatan pemain dalam jangka waktu lebih lama. Berbagai fitur baru seperti sistem peringkat, event musiman, hingga kompetisi komunitas berhasil membuat pemain lebih aktif dan loyal terhadap game yang mereka mainkan.
Mobile Legends dan Esports Jadi Motor Pertumbuhan Gaming Indonesia
Keberhasilan Mobile Legends mempertahankan posisinya sebagai game online paling populer di Indonesia tidak lepas dari perkembangan ekosistem esports yang semakin besar. Turnamen profesional, dukungan sponsor, serta meningkatnya jumlah konten kreator gaming membuat game ini terus relevan di mata masyarakat. Di sisi lain, data APJII juga menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin banyak menghabiskan waktu untuk bermain game setiap hari. Dengan tren positif tersebut, industri game dan esports nasional diperkirakan akan terus berkembang dan menjadi salah satu sektor ekonomi digital yang paling menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan.