iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra Bukan Rilis 8 September? Ini Bocoran Jadwal Terbarunya
Update Tekno – iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra diperkirakan menjadi pusat perhatian dalam acara besar Apple pada September 2026. Berdasarkan laporan yang beredar, Apple kemungkinan menggelar peluncuran pada Rabu, 9 September 2026 waktu Amerika Serikat. Acara tersebut diperkirakan berlangsung di Steve Jobs Theater, Cupertino, California.
Sebelumnya, 8 September sempat disebut sebagai kandidat tanggal peluncuran. Namun, 9 September kini dinilai lebih mungkin berdasarkan pola acara Apple selama beberapa tahun terakhir.
Meski demikian, jadwal tersebut masih berupa perkiraan. Apple belum mengumumkan tanggal acara secara resmi. Karena itu, informasi mengenai tanggal peluncuran, pemesanan awal, dan penjualan perangkat masih dapat berubah.
Mengapa 9 September Dinilai Lebih Masuk Akal?
Apple memiliki pola yang cukup konsisten dalam menentukan jadwal peluncuran iPhone. Sejak 2012, perusahaan biasanya memperkenalkan generasi baru pada pekan kedua September. Acara juga sering berlangsung pada Selasa atau Rabu.
Pengecualian besar terjadi pada 2020. Saat itu, pandemi Covid-19 mengganggu rantai produksi dan membuat jadwal peluncuran berubah.
Untuk 2026, Rabu, 9 September dianggap cocok dengan pola tersebut. Selain itu, tanggal ini memberi Apple ruang setelah periode libur Labor Day di Amerika Serikat.
Namun, pola historis bukan jaminan. Apple dapat mengubah jadwal karena produksi, logistik, atau strategi pemasaran. Oleh sebab itu, tanggal resmi tetap perlu menunggu undangan acara dari perusahaan.
Jadwal Pre-Order Bisa Mengalami Penyesuaian
Bukan hanya tanggal acara yang menarik perhatian. Jadwal pemesanan awal juga berpotensi berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya, Apple membuka pre-order pada Jumat setelah acara peluncuran. Namun, kalender September 2026 menciptakan situasi yang berbeda. Setelah acara yang diperkirakan berlangsung 9 September, tanggal berikutnya yang menjadi perhatian adalah 11 September.
Tanggal tersebut bertepatan dengan 25 tahun serangan 11 September di Amerika Serikat. Karena sensitivitas momen itu, muncul spekulasi bahwa Apple dapat memilih jadwal berbeda untuk aktivitas komersial utamanya.
Sementara itu, penjualan perangkat diperkirakan berlangsung sekitar pertengahan September. Sekali lagi, jadwal tersebut belum resmi. Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman Apple sebelum menjadikannya patokan pembelian.
Baca Juga : 29 HP dan Tablet Xiaomi Dapat HyperOS 4 Lebih Dulu, Ini Jadwal Lengkapnya
iPhone 18 Pro Membawa Sejumlah Peningkatan Menarik
Jika bocoran yang beredar akurat, iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra akan menawarkan pendekatan yang cukup berbeda. iPhone 18 Pro tetap membawa format smartphone konvensional, tetapi mendapatkan sejumlah penyempurnaan penting.
Salah satu fitur yang disebut sedang dipersiapkan adalah kamera dengan variable aperture. Teknologi tersebut dapat memberikan fleksibilitas lebih besar ketika kamera mengatur cahaya.
Selain itu, perangkat ini dikabarkan menggunakan chip A20 generasi baru. Kapasitas baterainya juga diperkirakan meningkat.
Perubahan lain mungkin terlihat pada Dynamic Island yang dibuat lebih kecil. Apple juga disebut menyiapkan pilihan warna dark cherry untuk memberikan identitas visual baru.
Walaupun demikian, seluruh spesifikasi tersebut masih berstatus bocoran. Detail akhir bisa berbeda ketika perangkat resmi diperkenalkan.
iPhone Ultra Berpotensi Menjadi Bintang Utama
Perhatian terbesar justru tertuju pada iPhone Ultra. Perangkat tersebut disebut sebagai iPhone lipat pertama Apple dan dapat menjadi perubahan desain terbesar dalam sejarah modern iPhone.
Bocoran menggambarkan desainnya seperti buku atau paspor. Konsep tersebut serupa dengan kategori foldable yang sudah dikembangkan sejumlah produsen Android.
Layar luar diperkirakan berukuran sekitar 5,4 hingga 5,5 inci. Sementara itu, ketika perangkat dibuka, pengguna disebut akan mendapatkan layar dalam sekitar 7,8 inci.
Format tersebut dapat menawarkan pengalaman berbeda. Pengguna tetap mempunyai layar praktis ketika perangkat tertutup. Namun, saat dibuka, ruang layar menjadi jauh lebih luas untuk multitasking, menonton video, atau bekerja.
Jika terealisasi, iPhone Ultra bukan sekadar iPhone baru. Perangkat ini bisa menjadi pintu masuk Apple ke segmen foldable premium.
Kamera iPhone Ultra Disebut Lebih Sederhana
Menariknya, desain lipat tidak otomatis membuat iPhone Ultra memiliki sistem kamera paling lengkap. Bocoran menyebut perangkat tersebut kemungkinan membawa dua kamera belakang 48 MP.
Dengan demikian, perangkat ini disebut tidak mengandalkan kamera telefoto khusus. Keputusan tersebut mungkin berkaitan dengan keterbatasan ruang pada desain lipat.
Baterainya juga dikabarkan memiliki kapasitas sekitar 4.883 mAh. Angka tersebut cukup menarik mengingat perangkat harus memasok daya untuk layar lipat berukuran besar.
Namun, kapasitas baterai bukan satu-satunya faktor yang menentukan daya tahan. Efisiensi chip, optimasi iOS, dan karakter panel layar juga memiliki pengaruh besar.
Karena itu, performa sebenarnya baru dapat dinilai setelah perangkat resmi tersedia dan melewati pengujian independen.
Harga iPhone Ultra Bisa Menembus Rp40 Jutaan
Posisi iPhone Ultra sebagai perangkat eksperimental premium kemungkinan tercermin pada harganya. Sejumlah laporan memperkirakan harga berada di kisaran US$2.300 hingga US$2.500.
Jika dikonversikan berdasarkan estimasi yang beredar, nilainya berada sekitar Rp41,4 juta hingga Rp45 juta. Harga tersebut akan membuat iPhone Ultra menjadi salah satu iPhone paling mahal.
Strategi ini sebenarnya cukup masuk akal jika Apple menempatkan generasi pertama iPhone lipat sebagai produk ultra-premium. Teknologi layar fleksibel dan mekanisme engsel juga dapat meningkatkan biaya produksi.
Di sisi lain, harga tinggi akan menjadi ujian penting. Apple perlu menunjukkan bahwa format lipat menawarkan manfaat nyata, bukan sekadar desain berbeda. Pengalaman perangkat lunak juga harus mampu memanfaatkan layar besar secara optimal.
iPhone Ultra Berpotensi Baru Tersedia Oktober
Meski iPhone 18 Pro dan iPhone Ultra mungkin diperkenalkan dalam acara yang sama, waktu penjualannya belum tentu seragam. iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan tersedia lebih dahulu pada September.
Sebaliknya, iPhone Ultra disebut menghadapi potensi keterlambatan produksi. Akibatnya, perangkat lipat tersebut mungkin baru tersedia pada Oktober 2026.
Situasi seperti ini bukan sesuatu yang benar-benar asing bagi Apple. Perusahaan pernah memperkenalkan perangkat tertentu sebelum produk tersebut tersedia secara luas.
Model lipat juga memiliki tingkat kerumitan produksi lebih tinggi. Engsel, panel fleksibel, baterai, dan struktur bodi harus bekerja dalam ruang yang terbatas.
Oleh karena itu, keterlambatan beberapa minggu masih masuk akal apabila Apple membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan kualitas produksi.
iPhone 18 Reguler Diperkirakan Menunggu hingga 2027
Perubahan besar lainnya dapat terjadi pada strategi peluncuran lini iPhone. Apple disebut tidak akan memperkenalkan semua model iPhone 18 secara bersamaan.
Pada September 2026, perhatian diperkirakan diarahkan pada iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra. Sementara itu, iPhone 18 reguler kemungkinan baru diperkenalkan pada awal 2027.
Strategi tersebut dapat memberikan ruang lebih besar bagi produk premium. Terlebih lagi, iPhone Ultra membutuhkan perhatian khusus karena membawa format yang benar-benar baru.
Bagi konsumen, perubahan ini berarti keputusan membeli iPhone menjadi lebih kompleks. Pengguna yang mengincar model reguler mungkin harus menunggu beberapa bulan lebih lama.
Pada akhirnya, seluruh detail masih membutuhkan konfirmasi resmi. Namun, jika bocoran ini terbukti benar, September 2026 dapat menjadi salah satu periode peluncuran iPhone paling menarik dalam beberapa tahun terakhir.