Lenovo Legion Y700 AI Resmi, Tablet Gaming Ringkas dengan Layar 165 Hz
Update Tekno – Lenovo Legion Y700 AI resmi diperkenalkan sebagai tablet gaming baru yang memadukan desain ringkas dengan spesifikasi kelas atas. Lenovo merilis perangkat tersebut pada Rabu, 26 Agustus 2026. Meski memiliki ketebalan hanya 6,5 mm dan bobot kurang dari 300 gram, tablet ini membawa hardware yang dirancang untuk kebutuhan gaming berat. Lenovo membekalinya dengan layar OLED 165 Hz, chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, serta baterai 7.470 mAh. Selain itu, dua port USB-C menjadi fitur praktis yang cukup menarik. Gamer dapat mengisi daya sambil tetap memakai earphone kabel berbasis USB-C. Lenovo juga menempatkan chipset di tengah bodi agar panas tidak terlalu terkonsentrasi pada area genggaman. Dengan kombinasi tersebut, Legion Y700 AI tampaknya ingin menawarkan pengalaman gaming bertenaga tanpa mengorbankan portabilitas.
Lenovo Legion Y700 AI Membawa Konsep Gaming yang Lebih Portabel
Ukuran menjadi salah satu daya tarik utama Lenovo Legion Y700 AI. Tablet gaming biasanya identik dengan layar besar dan bodi yang cukup berat. Namun, Lenovo memilih pendekatan berbeda pada perangkat ini. Ketebalannya hanya 6,5 mm, sedangkan bobotnya berada di bawah 300 gram. Dimensi tersebut membuat tablet lebih mudah dibawa dan nyaman digunakan dalam waktu lama. Pendekatan ini juga masuk akal untuk perangkat gaming mobile. Sebab, pengguna sering memegang tablet secara langsung selama bermain. Bobot berlebihan tentu dapat membuat tangan lebih cepat lelah. Walaupun ringkas, Lenovo tidak memangkas spesifikasi utama secara agresif. Tablet ini tetap membawa chipset flagship dan sistem pendingin berukuran besar. Karena itu, desain ringkasnya bukan sekadar strategi visual. Lenovo tampaknya mencoba menemukan keseimbangan antara mobilitas, kenyamanan, dan performa tinggi dalam satu perangkat.
Layar OLED 8,4 Inci Menawarkan Refresh Rate hingga 165 Hz
Bagian depan tablet menggunakan layar OLED berukuran 8,4 inci. Resolusinya mencapai 2.560 x 1.600 piksel sehingga visual dapat terlihat tajam pada ukuran tersebut. Selain itu, panelnya mendukung kedalaman warna 12-bit dan Dolby Vision. Kecerahan layar diklaim dapat mencapai 4.000 nits. Namun, spesifikasi yang paling relevan bagi gamer adalah refresh rate hingga 165 Hz. Angka tersebut memungkinkan pergerakan animasi terlihat lebih halus pada game yang mendukung frame rate tinggi. Respons visual seperti ini sangat berguna pada permainan kompetitif yang membutuhkan pergerakan cepat. Ukuran layar 8,4 inci juga menarik karena berada di antara smartphone besar dan tablet konvensional. Pengguna memperoleh ruang visual lebih luas tanpa harus membawa perangkat berukuran terlalu besar. Dengan demikian, layar menjadi salah satu komponen yang memperkuat karakter gaming perangkat ini.
Snapdragon 8 Elite Gen 5 Menjadi Mesin Utama
Lenovo mempercayakan performa Lenovo Legion Y700 AI kepada Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset kelas atas tersebut ditempatkan di bagian tengah bodi tablet. Posisi ini dipilih untuk menjauhkan sumber panas dari area yang sering bersentuhan dengan tangan pengguna. Strategi tersebut cukup penting pada perangkat gaming. Ketika game berat dimainkan dalam waktu panjang, chipset dapat menghasilkan panas yang memengaruhi kenyamanan. Lenovo kemudian melengkapinya dengan heat spreader seluas 15.000 mm persegi. Komponen ini membantu menyebarkan panas agar tidak terkonsentrasi pada satu area. Dalam pengujian AnTuTu yang disebutkan sebelumnya, perangkat sempat membukukan skor sekitar 4.585.844 poin. Meski skor benchmark tidak selalu menggambarkan pengalaman penggunaan sebenarnya, angka tersebut tetap memberi gambaran mengenai kelas performanya. Pada akhirnya, kestabilan performa jangka panjang akan menjadi aspek yang lebih penting bagi gamer.
Baca Juga : Xiaomi 18 Bersiap Tampil Beda, Desain Transparan Ikonik Dikabarkan Kembali
RAM LPDDR5T dan UFS 4.1 Pro Mendukung Performa Tinggi
Chipset kencang tentu membutuhkan memori yang seimbang. Karena itu, Lenovo memasangkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan RAM LPDDR5T berkecepatan hingga 10.667 Mbps. Penyimpanannya menggunakan UFS 4.1 Pro. Kombinasi tersebut dirancang untuk mempercepat pemuatan aplikasi, perpindahan data, serta aktivitas multitasking. Lenovo menyediakan tiga konfigurasi. Varian awal menawarkan RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB. Pilihan berikutnya membawa RAM 16 GB dan penyimpanan 512 GB. Sementara itu, model tertinggi hadir dengan RAM 24 GB dan kapasitas penyimpanan 1 TB. Menariknya, Lenovo tetap menyediakan slot microSD. Pengguna dapat menambahkan penyimpanan hingga 2 TB. Kehadiran fitur tersebut cukup berguna karena ukuran game mobile modern terus meningkat. Oleh sebab itu, gamer tidak harus terlalu bergantung pada penyimpanan internal ketika memiliki koleksi game dan file multimedia yang besar.
Baterai 7.470 mAh Didukung Fast Charging 68 Watt
Untuk memasok daya, Lenovo Legion Y700 AI menggunakan baterai dua sel dengan kapasitas total 7.470 mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar mengingat ukuran perangkat yang relatif ringkas. Lenovo juga menyediakan dukungan fast charging 68 watt. Kombinasi baterai dan pengisian cepat menjadi penting untuk tablet gaming karena konsumsi energi dapat meningkat ketika layar berjalan pada refresh rate tinggi. Chipset juga bekerja lebih keras ketika menjalankan game dengan kualitas grafis tinggi. Oleh karena itu, kapasitas baterai besar memberikan ruang penggunaan yang lebih fleksibel. Sementara itu, pengisian 68 watt dapat membantu mengurangi waktu menunggu ketika daya mulai menipis. Pengguna tentu perlu mempertimbangkan bahwa daya tahan aktual akan berbeda berdasarkan pengaturan layar, jaringan, dan jenis game. Namun, kapasitas 7.470 mAh memberikan fondasi yang cukup menjanjikan untuk penggunaan mobile.
Dual USB-C Menjadi Fitur Praktis untuk Gamer
Keputusan Lenovo memasang dua port USB-C menjadi salah satu detail paling menarik. Port pertama menggunakan standar USB 3.2 Gen 2 dan mendukung DisplayPort. Sementara itu, port kedua menggunakan USB 2.0. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna menjalankan dua fungsi sekaligus. Misalnya, tablet dapat tetap diisi daya ketika gamer menggunakan earphone berkabel melalui koneksi USB-C. Hal sederhana seperti ini dapat membuat pengalaman bermain lebih nyaman. Selain itu, dukungan DisplayPort memungkinkan tablet dihubungkan ke layar eksternal. Dengan demikian, pengguna memiliki pilihan untuk memainkan konten pada layar yang lebih besar. Menurut saya, pendekatan dual USB-C terasa lebih praktis daripada sekadar mengejar angka spesifikasi. Fitur tersebut menyelesaikan masalah nyata yang sering muncul ketika sebuah perangkat hanya menyediakan satu port. Terutama, kebutuhan charging dan aksesori sering terjadi secara bersamaan selama sesi gaming panjang.
Legion Halo RGB Memperkuat Identitas Gaming
Desain Lenovo Legion Y700 AI tidak sepenuhnya minimalis. Lenovo menambahkan lampu RGB bernama Legion Halo di sekitar kamera belakang. Lampu tersebut dapat berubah warna sesuai aktivitas perangkat. Kehadiran RGB memang tidak meningkatkan performa, tetapi memberikan identitas visual yang mudah dikenali. Di bagian kamera, tablet ini dibekali kamera belakang 50 MP dan kamera depan 8 MP berdasarkan spesifikasi yang diberikan. Kamera mungkin bukan pertimbangan utama ketika membeli tablet gaming. Namun, keberadaannya tetap berguna untuk kebutuhan dokumentasi, pemindaian dokumen, atau panggilan video. Lenovo menyediakan tiga pilihan warna, yakni Ice White, Cloud Purple, dan Cloud Tide Purple. Kombinasi warna tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya menyasar gamer yang menyukai desain agresif. Ada pula pendekatan visual yang lebih ringan sehingga perangkat tetap terlihat menarik ketika digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Konektivitas 5G, Wi-Fi 7, dan Bluetooth 5.4 Semakin Lengkap
Lenovo turut memberikan dukungan konektivitas yang cukup lengkap. Semua varian mendukung jaringan 5G dan dual SIM. Selain itu, tablet membawa Wi-Fi 7 dual-band dan Bluetooth 5.4. Dukungan jaringan cepat tentu relevan untuk aktivitas gaming online. Koneksi yang stabil dapat membantu mengurangi gangguan ketika memainkan game multiplayer. Namun, kualitas pengalaman tetap bergantung pada jaringan yang tersedia di lokasi pengguna. Speaker stereo juga tersedia untuk kebutuhan audio tanpa aksesori tambahan. Sementara itu, keberadaan dua port USB-C memberikan fleksibilitas ketika pengguna lebih memilih headset kabel. Kombinasi tersebut memperlihatkan bahwa Lenovo memikirkan beberapa skenario penggunaan. Tablet dapat digunakan secara mandiri ketika bepergian, terhubung dengan jaringan 5G, atau menjadi perangkat gaming yang tersambung ke monitor dan aksesori ketika berada di rumah.
Harga Lenovo Legion Y700 AI Mulai Sekitar Rp14,5 Juta
Untuk sementara, Lenovo Legion Y700 AI disebut tersedia di pasar China. Varian RAM 12 GB dengan penyimpanan 256 GB dibanderol 5.499 yuan atau sekitar Rp14,5 juta. Kemudian, konfigurasi 16 GB/512 GB dipasarkan seharga 6.499 yuan atau sekitar Rp17,1 juta. Model tertinggi dengan RAM 24 GB dan penyimpanan 1 TB mencapai 8.499 yuan atau sekitar Rp22,4 juta. Perbedaan harga tersebut cukup besar sehingga kebutuhan pengguna perlu menjadi pertimbangan utama. Varian 12 GB mungkin sudah mencukupi untuk banyak game modern. Sementara itu, kapasitas RAM dan penyimpanan lebih besar lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan multitasking berat. Slot microSD hingga 2 TB juga membuat pengguna memiliki opsi tambahan tanpa harus langsung memilih penyimpanan internal terbesar.
Legion Y700 AI Menawarkan Paket Gaming yang Serius
Melihat keseluruhan spesifikasinya, Lenovo Legion Y700 AI mencoba mengisi ruang menarik dalam pasar tablet gaming. Ukurannya ringkas, tetapi hardware yang dibawa tetap berada di kelas atas. Layar OLED 165 Hz menjadi nilai penting untuk gaming, sementara Snapdragon 8 Elite Gen 5 memberikan fondasi performa yang kuat. Lenovo juga memperhatikan persoalan panas melalui penempatan chipset dan heat spreader 15.000 mm persegi. Di sisi lain, dual USB-C menjadi detail sederhana yang dapat memberikan manfaat nyata selama bermain. Dukungan 5G, Wi-Fi 7, penyimpanan ekspansif, serta baterai 7.470 mAh semakin melengkapi paket tersebut. Meski demikian, harga yang cukup tinggi membuat tablet ini lebih cocok untuk pengguna yang memang menginginkan perangkat gaming khusus. Jika Lenovo membawanya ke pasar yang lebih luas, Legion Y700 AI berpotensi menjadi pilihan menarik bagi gamer yang mengutamakan performa tetapi tetap menginginkan perangkat portabel.